TULISAN 2 ANALISA RASIO KEUANGAN
Analisi Rasio Keuangan merupakan bagian dari analisis keuangan. Analisis rasio keuangan adalah analisis yang dilakukan dengan menghubungkan berbagai perkiraan yang terdapat pada laporan keuangan dalam bentuk rasio keuangan. Menurut Wild, Subramanyam, dan Halsey (2005 : 36) “analisis rasio (ratio analysis) dapat mengungkapkan hubungan penting dan menjadi dasar perbandingan dalam menemukan kondisi dan tren yang sulit untuk dideteksi dengan mempelajari masing-masing komponen yang membentuk rasio”.Analisis rasio keuangan adalah analisis yang menghubungkan perkiraan neraca dan laporan laba rugi terhadap satu dengan lainnya, yang memberikan gambaran tentang sejarah perusahaan serta penilaian terhadap keadaan suatu perusahaan tertentu.
Kegunaan Analisis Rasio Keuangan
Rasio keuangan dapat digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan perusahaan dan kinerjanya. Dengan membandingkan rasio keuangan perusahaan dari tahun ke tahun dapat dipelajari komposisi perubahan dan dapat ditentukan apakah terdapat kenaikan atau penurunan kondisi dan kinerja perusahaan selama waktu tersebut. Selain itu, dengan membandingkan rasio keuangan terhadap perusahaan lainnya yang sejenis atau terhadap rata-rata industri dapat membantu mengidentifikasi adanya penyimpangan.Analisis rasio keuangan pada umumnya digunakan oleh tiga kelompok utama pemakai laporan keuangan yaitu manajer perusahaan,analis kredit, dan analis saham. Kegunaan rasio keuangan bagi ketiga kelompok utama tersebut menurut Brigham dan Houston (2006 : 119) adalah sebagai berikut:
v Manajer, yang menerapkan rasio untuk membantu menganalisis, mengendalikan, dan kemudian meningkatkan operasi perusahaan,
v Analis kredit, termasuk petugas pinjaman bank dan analis peringkat obligasi, yang menganalisis rasio-rasio untuk membantu memutuskan kemampuan perusahaan untuk membayar utang-utangnya, dan
v Analis saham, yang tertarik pada efisiensi, risiko, dan prospek pertumbuhan perusahaan.
Keunggulan dan Keterbatasan Analisis Rasio Keuangan
Analisis rasio keuangan merupakan analisis yang paling sering dilakukan untuk menilai kondisi keuangan dan kinerja perusahaan dibandingkan alat analisis keuangan lainnya. Analisis rasio keuangan memiliki beberapa keunggulan sebagai alat analisis sebagaimana yang dikemukakan oleh Harahap (2006 : 298).
o Rasio merupakan angka-angka atau ikhtisar statistik yang lebih mudah dibaca dan ditafsirkan.
o Rasio merupakan pengganti yang sederhana dari informasi yang disajikan laporan keuangan yang sangat rinci dan rumit.
o Rasio mengetahui posisi perusahaan di tengah industri lain.
o Rasio sangat bermanfaat untuk bahan dalam mengisi model-model pengambilan keputusan dan model prediksi (z-score).
o Rasio menstandarisir sizeperusahaan.
o Dengan rasio lebih mudah memperbandingkan perusahaan dengan perusahaan lain atau melihat perkembangan perusahaan secara periodik atau time series.
o Dengan rasio lebih mudah melihat tren perusahaan serta melakukan prediksi di masa yang akan datang.
Minggu, 10 April 2016
Kamis, 10 Maret 2016
Prosedur Analisis Laporan keuangan bank
Berbagai langkah harus ditempuh dalam melakukan suatu analisis terhadap laporan keuangan bank. Adapun langkah yang harus ditempuh menurut Prastowo dan Juliati (2008 : 58) adalah sebagai berikut :
1. Memahami latar belakang data keuangan perusahan
Pemahaman latar belakang data keuangan perusahaan mencakup pemahaman tentang bidang usaha perusahaan dan kebijakan akuntansi yang dianut dan diterapkan oleh perusahaan.
2. Memahami kondisi-kondisi yang berpengaruh pada perusahaan
Kondisi-kondisi yang perlu dipahami mencakup informasi mengenai trend (kecenderungan) industri di mana perusahaan beroperasi; perubahan teknologi; perubahan selera konsumen; perubahan faktor-faktor ekonomi seperti perubahan pendapatan per kapita; tingkat bunga; tingkat inflasi dan pajak; dan perubahan yang terjadi di dalam perusahaan itu sendiri, seperti perubahan manajemen kunci.
3. Mempelajari dan mereview laporan keuangan bank
Tujuan langkah ini adalah untuk memastikan bahwa laporan keuangan bank telah cukup jelas menggambarkan data keuangan yang relevan dan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku.
4. Menganalisis laporan keuangan bank
Setelah memahami profil perusahaan dan mereview laporan keuangan bank, maka dengan menggunakan berbagai metoda dan teknik analisis yang ada dapat menganalisis laporan keuangan bank dan menginterpretasikan hasil analisis tersebut
Teknik Analisis Laporan Keuangan
Untuk memperoleh pengetahuan yang mendalam mengenai informasi dalam laporan keuangan, maka dalam suatu analisis laporan keuangan harus menggunakan suatu metode dan teknik agar dicapai tujuan yang diharapkan. Secara umum, menurut Prastowo dan Juliati (2008 : 59), metode analisis dalam laporan keuangan dapat diklasifikasikan menjadi dua, yakni :
“1. Metode analisis horizontal (dinamis), adalah metode analisis yang dilakukan dilakukan dengan membandingkan laporan keuangan untuk beberapa tahun (periode), sehingga dapat diketahui perkembangan dan kecenderungannya. Disebut metode analisis horizontal karena karena analisis ini membandingkan pos yang sama untuk periode yang berbeda. Disebut metode analisis yang dinamis karena metode ini bergerak dari tahun ke tahun (periode)..
2. Metode analisis vertikal (statis), adalah metode analisis yang dilakukan dengan cara menganalisis laporan keuangan pada tahun (periode) tertentu, yaitu dengan membandingkan antara pos yang satu dan pos lainnya pada laporan keuangan yang sama untuk tahun (periode) yang sama. Oleh karena membandingkan antara pos yang satu dengan pos lainnya pada laporan keuangan yang sama, maka disebut metode vertikal. Disebut metode statis karena metode ini hanya membandingkan pos-pos laporan keuangan pada tahun (periode) yang sama. Teknik-teknik analisis yang termasuk pada klasifikasi metode ini antara lain teknik analisis persentase per komponen, (common-size), analisis ratio, dan analisis impas.”
referensi:
http://yana-anggraini.blogspot.co.id/2012/10/analisis-laporan-keuangan-bank.html
Berbagai langkah harus ditempuh dalam melakukan suatu analisis terhadap laporan keuangan bank. Adapun langkah yang harus ditempuh menurut Prastowo dan Juliati (2008 : 58) adalah sebagai berikut :
1. Memahami latar belakang data keuangan perusahan
Pemahaman latar belakang data keuangan perusahaan mencakup pemahaman tentang bidang usaha perusahaan dan kebijakan akuntansi yang dianut dan diterapkan oleh perusahaan.
2. Memahami kondisi-kondisi yang berpengaruh pada perusahaan
Kondisi-kondisi yang perlu dipahami mencakup informasi mengenai trend (kecenderungan) industri di mana perusahaan beroperasi; perubahan teknologi; perubahan selera konsumen; perubahan faktor-faktor ekonomi seperti perubahan pendapatan per kapita; tingkat bunga; tingkat inflasi dan pajak; dan perubahan yang terjadi di dalam perusahaan itu sendiri, seperti perubahan manajemen kunci.
3. Mempelajari dan mereview laporan keuangan bank
Tujuan langkah ini adalah untuk memastikan bahwa laporan keuangan bank telah cukup jelas menggambarkan data keuangan yang relevan dan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku.
4. Menganalisis laporan keuangan bank
Setelah memahami profil perusahaan dan mereview laporan keuangan bank, maka dengan menggunakan berbagai metoda dan teknik analisis yang ada dapat menganalisis laporan keuangan bank dan menginterpretasikan hasil analisis tersebut
Teknik Analisis Laporan Keuangan
Untuk memperoleh pengetahuan yang mendalam mengenai informasi dalam laporan keuangan, maka dalam suatu analisis laporan keuangan harus menggunakan suatu metode dan teknik agar dicapai tujuan yang diharapkan. Secara umum, menurut Prastowo dan Juliati (2008 : 59), metode analisis dalam laporan keuangan dapat diklasifikasikan menjadi dua, yakni :
“1. Metode analisis horizontal (dinamis), adalah metode analisis yang dilakukan dilakukan dengan membandingkan laporan keuangan untuk beberapa tahun (periode), sehingga dapat diketahui perkembangan dan kecenderungannya. Disebut metode analisis horizontal karena karena analisis ini membandingkan pos yang sama untuk periode yang berbeda. Disebut metode analisis yang dinamis karena metode ini bergerak dari tahun ke tahun (periode)..
2. Metode analisis vertikal (statis), adalah metode analisis yang dilakukan dengan cara menganalisis laporan keuangan pada tahun (periode) tertentu, yaitu dengan membandingkan antara pos yang satu dan pos lainnya pada laporan keuangan yang sama untuk tahun (periode) yang sama. Oleh karena membandingkan antara pos yang satu dengan pos lainnya pada laporan keuangan yang sama, maka disebut metode vertikal. Disebut metode statis karena metode ini hanya membandingkan pos-pos laporan keuangan pada tahun (periode) yang sama. Teknik-teknik analisis yang termasuk pada klasifikasi metode ini antara lain teknik analisis persentase per komponen, (common-size), analisis ratio, dan analisis impas.”
referensi:
http://yana-anggraini.blogspot.co.id/2012/10/analisis-laporan-keuangan-bank.html
Pengertian Laporan Keuangan
Menurut SAK, Laporan Keuangan adalah merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan ( yang dapat disajikan dalam berbagai cara misalnya sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana ), catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.
Menurut Myer, Laporan Keuangan adalah dua daftar yang disusun oleh akuntan pada akhir periode untuk suatu perusahaan. Ke dua daftar tersebut adalah neraca atau daftar posisi keuangan dan daftar pendapatan atau daftar rugi-laba.
Pada umumnya laporan keuangan terdiri dari Neraca, Perhitungan Rugi / Laba dan Laporan Perubahan Modal. Neraca menggambarkan jumlah aktiva, hutang dan modal dari suatu perusahaan pada periode tertentu, sedangkan laporan Rugi / Laba memperlihatkan hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan serta biaya yang terjadi pada perusahaan selama periode tertentu dan Laporan Perubahan Modal menunjukkan sumber dan penggunaan atau alasan-alasan yang menyebabkan perubahan modal perusahaan. Tetapi dalam prakteknya sering diikutkan kelompok laporan lain yang sifatnya membantu untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut, misalnya laporan perubahan modal kerja, laporan sumber dan penggunaan kas, dan lainnya.
Laporan Laba-Rugi PT BCA Tbk diatas menyajikan informasi hasil usaha perusahaan yang isinya terdiri dari pendapatan usaha dan beban usaha PT BCA Tbk untuk periode 2011 – 2012. Dimana laba laba bersih / penghasilan BCA tahun 2011 adalah sebesar 10.817.798 dan pada tahun 2012 meningkat sebesar 900.662 , yaitu menjadi 11.718.460. itu menandakan adanya peningkatan penghasilan yang didapat oleh PT BCA tersebut yang menjadikan citra perusahaan tersebut menjadi lebih baik lagi.
Menurut SAK, Laporan Keuangan adalah merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan ( yang dapat disajikan dalam berbagai cara misalnya sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana ), catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.
Menurut Myer, Laporan Keuangan adalah dua daftar yang disusun oleh akuntan pada akhir periode untuk suatu perusahaan. Ke dua daftar tersebut adalah neraca atau daftar posisi keuangan dan daftar pendapatan atau daftar rugi-laba.
Secara umum Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan
suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan
untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian
dari proses pelaporan
keuangan.
Pada umumnya laporan keuangan terdiri dari Neraca, Perhitungan Rugi / Laba dan Laporan Perubahan Modal. Neraca menggambarkan jumlah aktiva, hutang dan modal dari suatu perusahaan pada periode tertentu, sedangkan laporan Rugi / Laba memperlihatkan hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan serta biaya yang terjadi pada perusahaan selama periode tertentu dan Laporan Perubahan Modal menunjukkan sumber dan penggunaan atau alasan-alasan yang menyebabkan perubahan modal perusahaan. Tetapi dalam prakteknya sering diikutkan kelompok laporan lain yang sifatnya membantu untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut, misalnya laporan perubahan modal kerja, laporan sumber dan penggunaan kas, dan lainnya.
Pengertian Analisa laporan keuangan
Analisa laporan keuangan merupakan proses yang penuh
pertimbangan dalam rangka membantu mengevalusi posisi keuangan dan hasil
operasi perusahaan pada masa sekarang dan masa lalu, dengan tujuan untuk
menentukan estimasi dan prediksi yang paling mungkin mengenai kondisi dan
kinerja perusahaan pada masa mendatang. Analisa laporan keuangan yang sering
dipergunakan dan sederhana adalah analisis rasio keuangan,
Jenis-jenis analisa rasio keuangan
yaitu
1. Rasio
Likuiditas
2. Rasio Solvabilitas
3.
Rasio Profitabilitas
Tujuan dan manfaat analisis laporan
keuangan adalah:
1. Untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan dalam satu periode tertentu;
2. Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan perusahaan;
3. Untuk mengetahui kekuatan-kekuatan yang dimiliki;
4. Untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan apa saja yang perlu dilakukan untuk penilaian kinerja manajemen.
1. Untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan dalam satu periode tertentu;
2. Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan perusahaan;
3. Untuk mengetahui kekuatan-kekuatan yang dimiliki;
4. Untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan apa saja yang perlu dilakukan untuk penilaian kinerja manajemen.
Langkah yang dilakukan dalam
analisis keuangan adalah:
1. Mengumpulkan laporan keuangan dan data yang diperlukan selengkap mungkin;
2. Melakukan pengukuran-pengukuran atau perhitungan-perhitungan dengan rumus-rumus tertentu.
3. Melakukan interpretasi terhadap hasil perhitungan dan pengukuran;
4. Membuat laporan tentan posisi keuangan perusahaan;
5. Memberikan rekomendasi yang dibutuhkan sehubungan dengan hasil analisis tersebut
1. Mengumpulkan laporan keuangan dan data yang diperlukan selengkap mungkin;
2. Melakukan pengukuran-pengukuran atau perhitungan-perhitungan dengan rumus-rumus tertentu.
3. Melakukan interpretasi terhadap hasil perhitungan dan pengukuran;
4. Membuat laporan tentan posisi keuangan perusahaan;
5. Memberikan rekomendasi yang dibutuhkan sehubungan dengan hasil analisis tersebut
CONTOH
KASUS
PT BANK CENTRAL ASIA Tbk
Laporan Saldo Laba
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember
2012
|
2011
| |
Saldo laba awal tahun
|
45.534.178
|
36.581.874
|
Laba bersih setelah PPh
|
11.718.460
|
10.817.798
|
Dana cadangan
|
(48.474)
|
(44.393)
|
Deviden
|
(857.070)
|
(695.412)
|
Saldo laba akhir tahun
|
56.347.094
|
46.659.867
|
Penjelasan :
- Saldo awal tahun adalah 2012, sedangkan saldo akhir tahun adalah 2011. Saldo tersebut didapat dari penjumlahan antara saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya dengan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.
- Laba bersih setelah pajak penghasilan sesuai dengan laporan laba rugi diatas adalah : Rp 11.718.460
- Dana cadangan. UU mengharuskan Perseroan Terbatas menyisihkan jumlah tertentu dari laba bersih untuk cadangan. BCA menyetujui dana cadangan sebesar dari laba bersih tahun 2011
- Deviden adalah bagian dari laba yang dibagikan pada pemegang saham dikarenakan PT.BCA Tbk mengalami keuntungan.
- Saldo laba akhir tahun didapat dari penjumlahan saldo laba awal tahun dan laba bersih setelah PPh dikurangi dengan dana cadangan dan deviden.
Untuk mempermudahkan perbandingan dan analisis, maka laporan keuangan diatas akan diringkas dan diolah menjadi basis data sebagai berikut :
BASIS DATA DARI LAPORAN LABA RUGI
| 2012 | 2011 | |
Penjualan bersih
| 27.613.956 | 24.048.708 |
Laba usaha
| 14.255.568 | 13.296.775 |
Biaya bunga
| 7.647.167 | 7.730.157 |
Rugi/ (untung) kurs
| 21.134 | 1.296 |
Biaya/ (hasil) lain lain
| 2.729 | 184 |
Laba sebelum PPh
| 14.686.046 | 13.618.758 |
Laba bersih setelah PPh
| 11.718.460 | 10.817.798 |
Penjelasan :
- Laba usaha adalah penjualan dikurangi dengan biaya biaya yang normal seperti harga pokok, biaya pemasaran, administrasi dan umum. Untuk tahun 2012: 27.613.956 – 13.358.388 = 14.255.568 untuk tahun 2011 : 24.048.708 – 10.751.933 = 13.296.775
- Biaya bunga didapat dari hasil biaya yang tidak terkait langsung dengan usaha pokok. Yang dilihat disini adalah biaya bunga dari kurs, dimana bunga kurs ini harus sepadan dengan jumlah utangnya, jika terlalu kecil kemungkinan ada subsidinya
- Rugi/ (untung) kurs itu sama saja dengan selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam valas
REFERENSI
Kamis, 17 Desember 2015
AKUNTANSI DAN KONSEP SISTEM #
Anggota Kelompok :
· Eka Diana Risti (42213800)
· Evi Mulati Ningsih (43213005)
· Fadhilah Wijayandini (43213005)
· Hariyanto (43213937)
· Risky Pandu (47213816)
· Eka Diana Risti (42213800)
· Evi Mulati Ningsih (43213005)
· Fadhilah Wijayandini (43213005)
· Hariyanto (43213937)
· Risky Pandu (47213816)
Model pemprosesan informasi
Sistem informasi akuntansi menganalisis bagaimana kejadian yg mempengaruhi suatu organisasi untuk dicatat, diringkas, dan dilaporkan. Kejadian tersebut dicatat dengan menggunakan sumber daya manusia dan komputer yang ada pada sistem organisasi itu, diringkas dengan menggunakan metode dan sasaran akuntansi, dan dilaporkan sebagai informasi kepada orang yang tertarik baik yang ada didalam dan diluar organisasi.
- Organisasi
Sistem informasi akuntansi ada dalam berbagai bentuk organisasi, mungkin dalam perusahaan perseorangan, kemitraan, perseroan terbatas, yayasan nirbala, atau rumah tangga. Meskipun kompleksitas masing-masing sistem informasi akuntansi berbeda-beda, masing-masing adalah sama dalam tiga hal penting : masing-masing berisi struktur yang sama(mengenai sumber daya manusia dan komputer). Proses yang sama (penggunaan metode akuntansi), dan maksud yang sama (untuk memberikan informasi).
- Kejadian yang mempengaruhi organisasi
Kejadian yang mempengaruhi organisasi apapun merupakan akibat dari interaksi dengan lingkungannya, yang mencakup entitas ekonomi,sosial,politik, dan peraturan. Sistem informasi akuntansi mencatat, meringkasi, dan melaporkan, dan melaporkan kejadian yang muncul dari entitas tersebut. Kejadian yang akan diproses bergantung pada ruang lingkup sistem informasi akuntansi organisasi dan sifat dasar dari kejadian tersebut.
- Sumber daya manusia dan komputer
Sistem sumber daya manusia dan komputer mencatat,memproses dan melaporkan kejadian dari lingkungan organisasi. Apabila sistem tersebut hanya mencakup sumber daya manusia, maka disebut sistem manual. Jika sistem itu hanya menggunakan sumber daya komputer, maka dinamakan sistem komputer. Apabila sistem itu menggunakan sumber daya manusia dan komputer, maka dinamakan sistem berbasis komputer.
- Metode dan sasaran akuntansi
Semua sistem informasi akuntansi mencatat, memproses, dan melaporkan kejadian dengan menggunakan metode akuntansi untuk mencapai sasaran akuntansi. Sasaran tersebut menentukan ruang lingkup sistem, yang selanjutnya menetukan sistem dasar kejadian dan metode akuntansi . namun, semua sistem mencatat kejadian dalam satuan uang dan menggunakan proses akuntansi konseptual yang sama.
- Ruang lingkup sistem dan sifat dasar kejadian
Untuk perseroan terbatas yang sudah go public, ruang lingkup sistem informasi akuntansi harus mengikuti prinsip yang diterima secara umum (Generally Accepted Accounting Principles-GAAP). GAAP adalah penting untuk membuat laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak eksternal diluar organisasi.
- Proses akuntansi
Proses akuntansi dimulai ketika kejadian ekonomi diterima oleh sistem informasi akuntansi, yang mencatat kejadian ekonomi itu sebagai transaksi akuntansi.
Sumber :
Mac Leod, Sistem Informasi Akuntansi
Sumber :
Mac Leod, Sistem Informasi Akuntansi
Rabu, 16 Desember 2015
PERTANDINGAN SILAT FIGHT
Pertandingan yang dilakukan oleh dua orang dengan teknik yang di pelajari diperguruan masing-masing. Memiliki keunikan yang berbeda sesuatu dengan perguruannya. Ada teknik bantingan, tendangan dan pukulan.
Ada yang mengandalkan tendangan dan pukulan sebagai senjata utama. Ada juga yang mengandalkan sapuan dan jarak tendang lawan.
Latihan yang biasanya dilakukan adalah kecepatan dan kekuatan maka akan terdapat power dari sebuah serangan. Semua butuh waktu untuk kesuksesan dalam sebelum mencapai kemenangan yang sesungguhnya.
Kemudian diendingnya kita bertawakal dan berserah diri atas segala hal yang terjadi di pertandingan. Berdoa dan berikhtiar menjadi senjata tersendiri mencapai ketenangan jiwa.
Pertandingan yang dilakukan oleh dua orang dengan teknik yang di pelajari diperguruan masing-masing. Memiliki keunikan yang berbeda sesuatu dengan perguruannya. Ada teknik bantingan, tendangan dan pukulan.
Ada yang mengandalkan tendangan dan pukulan sebagai senjata utama. Ada juga yang mengandalkan sapuan dan jarak tendang lawan.
Latihan yang biasanya dilakukan adalah kecepatan dan kekuatan maka akan terdapat power dari sebuah serangan. Semua butuh waktu untuk kesuksesan dalam sebelum mencapai kemenangan yang sesungguhnya.
Kemudian diendingnya kita bertawakal dan berserah diri atas segala hal yang terjadi di pertandingan. Berdoa dan berikhtiar menjadi senjata tersendiri mencapai ketenangan jiwa.
Rabu, 18 November 2015
KEBAIKAN PRIBADI INSAN
Apa sih itu kebaikan??
Kebaikan adalah amalan yang dibuat oleh insan di dunia ini untuk mendapatkan kedamaian jiwa. Berbuat kebaikan tanpa mengharapkan sesuatu yang diinginkan akan membuahkan hasil yang indah.
Tetapi dalam hal ini saya sendiri bukan lah orang yang baik karena saya masih membutuhkan banyak bimbingan dari berbagai pihak.
Bagaimana menjadi pribadi yang baik!!
Saya akan menunjukan beberapa strategi
Mendapatkan kebaikan.
1. Hilangkan keangkuhan
Banyak orang merasa dirinya hebat dan lebih baik . semua itu mengikis secara perlahan hati nurani kita dan lupa akan kewajiban kita untuk saling menolong
2. Menghilang keinginan memperoleh sesuatu
Mengharapkan sesuatu membuat jiwa menjadi tidak ikhlas. Penyakit hati yang sulit disembuhkan.
Apa sih itu kebaikan??
Kebaikan adalah amalan yang dibuat oleh insan di dunia ini untuk mendapatkan kedamaian jiwa. Berbuat kebaikan tanpa mengharapkan sesuatu yang diinginkan akan membuahkan hasil yang indah.
Tetapi dalam hal ini saya sendiri bukan lah orang yang baik karena saya masih membutuhkan banyak bimbingan dari berbagai pihak.
Bagaimana menjadi pribadi yang baik!!
Saya akan menunjukan beberapa strategi
Mendapatkan kebaikan.
1. Hilangkan keangkuhan
Banyak orang merasa dirinya hebat dan lebih baik . semua itu mengikis secara perlahan hati nurani kita dan lupa akan kewajiban kita untuk saling menolong
2. Menghilang keinginan memperoleh sesuatu
Mengharapkan sesuatu membuat jiwa menjadi tidak ikhlas. Penyakit hati yang sulit disembuhkan.
Keunggulan Kompetitif Pada Teknologi Informasi (pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara)
Anggota Kelompok :
· Eka Diana Risti (42213800)
· Evi Mulati Ningsih (43213005)
· Fadhilah Wijayandini (43213005)
· Hariyanto (43213937)
· Risky Pandu (47213816)
· Eka Diana Risti (42213800)
· Evi Mulati Ningsih (43213005)
· Fadhilah Wijayandini (43213005)
· Hariyanto (43213937)
· Risky Pandu (47213816)
Apa sih Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) itu?
KPPN (KANTOR PELAYANAN PEMBENDAHARAAN NEGARA) adalah instansi vertical Ditjen pembendaharaan yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada kepalan Kanwil Ditjen Pembendaharaan, direktur pengelolaan kas Negara atau direktur sistem managemen investasi.
Organisasi KPPN diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 169/ PMK.01/2012 tentang organisasi dan tata letak organisasi dan tata kerja instant vertical direktorat jendral pembendaharaan.
Media komunikasi peluncuran SPAN sebaagai sistem didalam KPPN telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonsia pada tanggal 29 april 2015 di Istana Negara.
MENGENAL LBEIH JAUH SPAN !!!
SISTEM PEMBENDAHARAAN DAN ANGGARAN NEGARA
SISTEM PEMBENDAHARAAN DAN ANGGARAN NEGARA
- Sistem berbasis COTS;
- Sistem dengan platform ERP
- Sistem dengan perekaman data hanya satu kali
- Sistem dengan business rules baku
- Sistem yang terhubung secra on-line
Untuk mewujudkan e-government sesuai dengan intruksi presiden Indonesia No. 3 tahun 2003 tanggal 9 juni 2003, pemerintah mengandakan proyek peyempurna management keuangan dan administrasi penerimaan pemerintah. SPAN merupakan sub-program dari program reformasi keuangan publik terbesar adalah dalam hal modernisasi penganggaran dan pembendaharaan.
Berdasarkan PMK No. 276tahun 2008 program reformasi SPAN dilaksanakan melalui 3 komponen utama yaitu: reformasi proses bisnis, reformasi sistem teknologi informasi dan tata kelola Perubahan. Proses reformasi bisnis dikembangkan melali beberapa modul :
- Perencanaan anggaran (budget preparation )
- Management DIPA (management if spending authority)
- Managemen komitmen (commitment management)
- Manajemen pembayaran ( payment management )
- Manajemen kas (cash management)
- Akuntansi(general ledger and chart of account)
- Pelaporan ( reporting)
Tujuan dilaksanakan program reformasi program reformasi sistem pembendaharaan dan anggaran Negara sesuai PMK 276 tahun 2008 :
- Mengendalian anggaran Negara, assets dan kewajiban pusat
- Menyediakan informasi yang komprehensif dapat dipercaya
- Tersedianya sistem pelaporan manajerial tentang operasi keuangan pemerintah yang komprehensif, dapat diandalkan dan realtime
- Terwujudnya tahapan transisi penerapan sistem akuntansi dari berbasis kas ke berbasis akrual
- Terlaksanakan pelayanan kepada publik yang efisien
“Terwujudnya pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Negara yang transparan dan akuntabel, aman dan mudah diterapkan dengan dukungan sistem informasi manajemen keuangan yang terintegrasi”
Misi SPAN adalah:
Mengembangkan proses bisnis secara berkelanjutan dengan mendasarkan pada praktek peyelengaraan yang sesuai dan terbaik, system yang aman, akurat dan handal
Menerapkan paket solusi yang terintegrasi untuk mendukung system yang aman, akurat dan handal
Memastikan diterimanya perubahan oleh pemangku kepentingan danmemberikan solusi lengkap terhadap dampak perubahan.
KEUNGGULAN SPAN:
- Integrasi data
- Secara online
- Perubahan prosedur kerja
- Adanya penyempurnaan prosedur kerja
- Perubahan system aplikasi
- Adanya penyempurnaan systemperubahan organisasi
Pilar SPAN :
- Terdapat 3 pilar yaitu:
- Penyempurnaan proses bisnis (BPI)
- Teknologi informasi
- Manajemen perubahan dan komunikasi (CMC)
Langganan:
Postingan (Atom)