Rabu, 18 November 2015

KEBAIKAN PRIBADI INSAN

Apa sih itu kebaikan??
Kebaikan adalah amalan yang dibuat oleh insan di dunia ini untuk mendapatkan kedamaian jiwa. Berbuat kebaikan tanpa mengharapkan sesuatu yang diinginkan akan membuahkan hasil yang indah.

Tetapi dalam hal ini saya sendiri bukan lah orang yang baik karena saya masih membutuhkan banyak bimbingan dari berbagai pihak.

Bagaimana menjadi pribadi yang baik!!
Saya akan menunjukan beberapa strategi
Mendapatkan kebaikan.
1. Hilangkan keangkuhan
Banyak orang merasa dirinya hebat dan lebih baik . semua itu mengikis secara perlahan hati nurani kita dan lupa akan kewajiban kita untuk saling menolong

2. Menghilang keinginan memperoleh sesuatu
Mengharapkan sesuatu membuat jiwa menjadi tidak ikhlas. Penyakit hati yang sulit disembuhkan.


Keunggulan Kompetitif Pada Teknologi Informasi (pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara)

Anggota Kelompok :
· Eka Diana Risti (42213800)
· Evi Mulati Ningsih (43213005)
· Fadhilah Wijayandini (43213005)
· Hariyanto (43213937)
· Risky Pandu (47213816)

Apa sih Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) itu?
KPPN (KANTOR PELAYANAN PEMBENDAHARAAN NEGARA) adalah instansi vertical Ditjen pembendaharaan yang berada  dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada kepalan Kanwil Ditjen Pembendaharaan, direktur pengelolaan kas Negara atau direktur sistem managemen investasi.

Organisasi KPPN diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan  Nomor 169/ PMK.01/2012 tentang organisasi dan tata letak organisasi dan tata kerja instant vertical direktorat jendral pembendaharaan.
Media komunikasi peluncuran SPAN sebaagai sistem didalam KPPN telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonsia pada tanggal  29 april 2015 di Istana Negara.
MENGENAL LBEIH JAUH SPAN !!!
SISTEM PEMBENDAHARAAN DAN ANGGARAN NEGARA
  • Sistem berbasis COTS;
  • Sistem dengan  platform ERP
  • Sistem dengan perekaman data hanya satu kali
  • Sistem dengan business rules baku
  • Sistem yang terhubung secra on-line

Untuk mewujudkan  e-government sesuai dengan  intruksi presiden Indonesia No. 3 tahun 2003 tanggal 9 juni 2003, pemerintah mengandakan proyek peyempurna management keuangan dan administrasi penerimaan pemerintah. SPAN merupakan sub-program dari program reformasi keuangan publik terbesar  adalah dalam  hal modernisasi  penganggaran dan pembendaharaan.
Berdasarkan PMK No. 276tahun 2008 program reformasi SPAN  dilaksanakan melalui 3 komponen utama yaitu: reformasi proses bisnis, reformasi sistem teknologi informasi dan tata kelola Perubahan. Proses reformasi bisnis  dikembangkan melali  beberapa modul :
  • Perencanaan anggaran (budget preparation )
  • Management DIPA (management if spending authority)
  • Managemen komitmen (commitment management)
  • Manajemen pembayaran ( payment management )
  • Manajemen kas (cash management)
  • Akuntansi(general ledger and chart of account)
  • Pelaporan ( reporting)

Tujuan dilaksanakan program reformasi program reformasi sistem pembendaharaan dan anggaran Negara sesuai PMK 276 tahun 2008 :
  • Mengendalian anggaran Negara, assets dan kewajiban pusat
  • Menyediakan informasi yang komprehensif dapat dipercaya
  • Tersedianya sistem pelaporan manajerial tentang operasi keuangan pemerintah  yang komprehensif, dapat diandalkan dan realtime
  • Terwujudnya tahapan transisi penerapan sistem akuntansi dari berbasis kas ke berbasis akrual
  • Terlaksanakan pelayanan kepada publik yang efisien
Visi SPAN adalah:
“Terwujudnya pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Negara yang transparan dan akuntabel, aman dan mudah diterapkan dengan dukungan sistem informasi manajemen keuangan yang terintegrasi”

Misi SPAN adalah:
Mengembangkan proses bisnis secara berkelanjutan dengan mendasarkan pada praktek peyelengaraan  yang sesuai dan terbaik, system yang aman, akurat dan handal
Menerapkan paket solusi yang terintegrasi untuk mendukung system yang aman, akurat dan handal
Memastikan diterimanya perubahan oleh pemangku kepentingan danmemberikan solusi lengkap terhadap dampak perubahan.

KEUNGGULAN SPAN:
  • Integrasi data
  • Secara online
  • Perubahan prosedur kerja
  • Adanya penyempurnaan prosedur kerja
  • Perubahan system aplikasi
  • Adanya penyempurnaan systemperubahan organisasi

Pilar SPAN :
  • Terdapat 3 pilar  yaitu:
  • Penyempurnaan proses bisnis (BPI)
  • Teknologi informasi
  • Manajemen perubahan dan komunikasi (CMC)

Rabu, 14 Oktober 2015

SUMBER DAYA INFORMASI (Tugas 1)


  • Definisi Sumber Daya Informasi 

Manajemen sumber daya informasi (Information resources management – IRM) adalah aktivitas yang dijalankan manajer pada semua tingkatan dalam perusahaan dengan tujuan mengidentifikasi, memperoleh, dan mengelola sumberdaya informasi yang dibutuhkan untuk memenuhi keperluan pemakai.
· Informasi merupakan salah satu sumber utama dari perusahaan & ia dapat dikelola seperti halnya sumber lain.

· IRM (Information Resources Management) merupakan metodologi siklus hidup yang digunakan untuk menciptakan system yang menghasilkan informasi yang berkualitas.

 Definisi

IRM adalah konsep manajemen sumber informasi yang mengenal informasi sebagai sumber organisasional utama yang harus dikelola dengan tingkat kepentingan yang sama seperti sumber organisasional dominan lain seperti orang, keuangan, peralatan & manajemen.

  • Pengelola Sumber informasi 

Unit khusus yang menangani sumber daya informasi disebut dengan layanan/jasa informasi, yang dikelola oleh seorang manajer yang dapat saja berstatus wakil direktur. Kenyataannya yang terjadi sekarang ini adalah perusahaan/organisasi mengadakan pelayanan informasi sebagai wilayah fungsi utama dan juga menyertakan manajer papan atas dalam kelompok seleksi eksekutif, di antaranya komite eksekutif, yang fungsinya membuat keputusan penting di perusahaan. Pengelola inidapat disebut sebagai kepala kepegawaian informasi (chief Informantion Officer/CIO).

Selain itu, setiap orang mengetahui bahwa CEO (chief Informantion Officer/kepala kepegawaian eksekutif) adalah orang yang sangat berpengaruh dalam operasional perusahaan dan biasanya memiliki posisi direktur atau ketua dewan. Istilah CFO (chief financial officer/kepala kepegawaian bagian keuangan) dan COO (chief operating officer/ kepala kepegawaian operasional), telah dibuat sebaik dan sesederhana mungkin. Tahun 1980-an, terlihat persamaan istilah yang dibuat untuk manajer pelayanan informasi, yaitu adanya istilah CIO (chief information officer/kepala pegawai informasi).

Istilah CIO menunjukan lebih dari sebuah judul sederhana. Hal itu menunjukan sebuah aturan rekomendasi bahwa manajer papan atas pada layanan informasi harus berperan besar. Sebagaimana maksud konsepnya, kepala kepgawaian informasi (CIO) adalah manajer pelayanan informasi yang menyumbangkan keahlian kepemimpinan (managerial skill) untuk memecahkan masalah yang berhubungan tidak hanya kepada sumber daya, sumber informasi, tetapi juga wilayah operasional perusahaan lainnya dengan sebaik mungkin.

Seorang manager pelayanan informasi dapat tampil sebagai seorang kepala pegawaian informasi melalui petunjuk berikut ini :

a. Menghabiskan waktu pada usaha/bisnis dan dalam pelatihan usaha/bisnis, dan mempelajari usaha/bisnis, tiddak hanya pada teknologinya saja.

b. Membangun kemitraan dengan unit usha dan lajur manajemen; jangan bersikap menunggu untuk diundang.

c. Memusatkan pada peningkatan pengolahan usaha dasar.

d. Menjelaskan biaya system informasi dalam istilah bisnis/usaha

e. Membangun kepercayaan melalui pengiriman pelayanan SI yang terpercaya

f. Jangan bersikap bertahan.

  • Jenis – Jenis Manajemen Sumber Daya Informasi 

Manajemen sumber daya informasi, terdiri atas 5 jenis utama sumber daya, seperti yang dikatakan oleh Raymond McLeod Jr 1995, yaitu personil atau manusia, bahan bahan, mesin, uang, informasi, termaksud data.

Keempat jenis yang pertama disebut juga sumber fisik ( personil/manusia, bahan bahan, mesin, dan uang ). Adalah sumber nyata ( tangible/nyata karena secara fisik ada serta dapat dirasakan. Jenis sumber yang ke lima atau sumber pengertian ialah informasi ( intangible/tidak nyata), tidak berbentuk nyata. Disebut sumber pengertian karna dibutuhkan pemahaman untuk menguasai sumber sumber lainnya. Manager menggunakan sumber pengertian untuk mengelola sumber fisik bidang system informasi sebenernya mencakup anyak teknologi yang sangat rumit, konsep perilaku yang abstrak/ tidak terlihat, dan penggunaan yang khusus dalam ruang lingkup bisnis atau usaha dan non bisini atau usaha yang tak terhitung banyaknya.



Sumber :

Goal, chr. Jimmy L, 2008, Sistem Informasi Manajemen Pemahaman dan Aplikasi. Jakarta: PT. Grasindo

santiw.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/2944/bab8.doc

https://debby419.wordpress.com/2011/10/25/konsep-manajemen-sumberdaya-informasi/

Minggu, 11 Oktober 2015

IKHLAS MELEPASKAN ORANG YANG KITA SAYANG DEMI KEBAHAGIAN


Sampai saat ini saya sendiri masih belajar bagaimana itu ikhlas. 

Bagaimana cara kita bisa memberikan kebahagiaan dalam hidup dia yang kita sayang. Hanya satu hal yang saya tahu bahwa ketika saya melihat senyum di wajahnya itu sudah menjadi KEBAHAGIAAN TERSENDIRI dalam kehidupanku. Walaupun kebahagia yang hadir dihadapanku bukan berasal dari saya. 


 
APA ITU IKHLAS?
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ : إِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَ أَمْوَالِكُمْ وَ لَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَ أَعْمَالِكُمْ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Nabi Shallallahu 'alihi wa sallam telah bersabda,”Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa kalian, juga tidak kepada harta kalian, akan tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian”.

Dalam mendefinisikan ikhlas, para ulama berbeda redaksi dalam menggambarkanya. Ada yang berpendapat, ikhlas adalah memurnikan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Ada pula yang berpendapat, ikhlas adalah mengesakan Allah dalam beribadah kepadaNya. Ada pula yang berpendapat, ikhlas adalah pembersihan dari pamrih kepada makhluk.

Al ‘Izz bin Abdis Salam berkata : “Ikhlas ialah, seorang mukallaf melaksanakan ketaatan semata-mata karena Allah. Dia tidak berharap pengagungan dan penghormatan manusia, dan tidak pula berharap manfaat dan menolak bahaya”.

Al Harawi mengatakan : “Ikhlas ialah, membersihkan amal dari setiap noda.” Yang lain berkata : “Seorang yang ikhlas ialah, seorang yang tidak mencari perhatian di hati manusia dalam rangka memperbaiki hatinya di hadapan Allah, dan tidak suka seandainya manusia sampai memperhatikan amalnya, meskipun hanya seberat biji sawi”.


BAGAIMANA CARANYA?
setiap orang mungkin punya cara tersendiri untuk dapat bias memahami dan mencari jalan keluar dari semua masalah hati ini.

Dalam kesempatan ini saya akan memberikan saran yang pernah saya lakukan :

1. meminta ketenangan hati kepada sang pencipta
semua masalah yang terjadi baiknya kita jadikan allah sebagai tempat kita mengadu dengan segala beban yang kita hadapi.meminta pendewasaan hati agar dapat melihat hal yang terbaik sebagai APA YANG TELAH MENJADI KEPUTUSAN ALLAH..
 

2. menghadapi bukan menghindari
menghadapi dari sebuah masalah terutama tentang melepaskan orang yang kita sayang mungkin adalah hal yang cukup sulit dan sakit. tapi mungkin seiring berjalanya dengan waktu semua rasa itu akan seperti vaksin.

jika vaksin yang berupa penyakit diberikan terus ketubuh seseorang akan membangun system imunitas (kekebalan) pada tubuh.  begitu juga dengan hati  seiirng dengan berjalanya waktu akan menjadi seseorang lebih kuat dari rasa sakit.

3. mendoakan hal yang terbaik untuknya
setidaknya itu akan membersihkan segala kotoran yang menempel di hati kita. memberi kan kita segala sesuatu yang baik dan menjadi lebih murni.

karena ikhlas itu seperti air sungai yang mengalir,bening dan murni .

 
Referensi:
http://almanhaj.or.id/content/2977/slash/0/pengertian-ikhlas/
http://www.dakwatuna.com/2008/05/03/582/tiga-ciri-orang-ikhlas/#axzz3oJbCUbtN

Senin, 22 Juni 2015


 

MODAL VENTURA
Sebuah  investasi dengan bentuk pembiayaan berupa penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan swasta sebagai pasangan usaha ( Investee Company ) untuk jangka waktu tertentu atau badan usaha yang melakukan usaha pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal ke suatu perusahaan yang menerima bantuan pembiayaan untuk jangka waktu tertentu. Dana ventura ini berasal dari sekelompok investor yang mapan keuangannya, bank investasi, dan institusi keuangan lainnya.

Jenis Pembiayaan Modal Ventura

1. Equity Financing
pembiayaan langsung pada perusahaan ventura melakukan secara langsung pada perusahaan pasangan usaha dengan cara mengambil bagian dari jumlah saham milik perusahaan pasangan usaha

2. Semi Equity Financial
pembiayaan dengan cara membeli obligasi konversi yang diterbitkan oleh perusahaan pasangan usaha

3. Mendirikan Perusahaan Baru
hal ini perusahaan modal ventura bersama – sama dengan perusahaan pasangan usaha mendirikan usaha yang baru sama sekali

4. Bagi Hasil
jenis pembiayaan yang ditujukan kepada usaha kecil yang belum memliki bentuk badan hukum PT namun, tidak menutup kemungkinan dengan yang berbadan hukum PT, apabila kedua belah pihak saling menginginkannya. Bagi hasil yang mungkin dilakukan adalah :
• Bagi hasil berdasarkan pendapatan yang diperoleh
• Bagi hasil berdasarkan keuntungan bersih • Bagi hasil berdasarkan perjanjian


Sumber – Sumber Dana Modal Ventura

1.     Dari Dalam Perusahaan Sendiri

• Setoran modal dari pemegang saham

• Cadangan laba yang belum terpakai

• Laba yang ditahan


2.     Dari Luar Perusahaan

• Investor baik perorangan atau industri

• Pinjaman dari lembaga perbankan

• Pinjaman dari lembaga asuransi

• Pinjaman dari dana pensiun Dasar Hukum Pembiayaan Modal Ventura
 
Perusahaan modal ventura di Indonesia diawali dengan pembentukan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia ( BPUI ) sebuah Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) yang sahamnya dimiliki oleh Departement Keuangan dan Ban Indonesia dibentuk berdasarkan peraturan pemerintah nomor 18 tahun 1973 tentang penyertaan modal negara.

Pengaturan kegiatan modal ventura diatur dengan keputusan Menteri

a.    Keuangan nomor 1251 / KMK.13 / Tanggal 20 Desember 1988 tentang ketentuan dan tata cara pelaksanaa lembaga pembiayaan. Keputusan Menteri

b.    Keuangan nomor 469 / KMK.17 ? Tanggal 3 Oktober 1995 tentang pendirian dan pemberian modal ventura.

Bantuan teknis dari perusahaan modal ventura yang diperlukan calon pengusaha / usaha yang sudah berjalan :

• Pengembangan suatu penemuan baru

• Pengembangan perusahaan yang pada tahap awal usahannya mengalami kesulitan dana

• Membantu perusahaan yang berada dalam tahap pengembangan

• Membantu perusahaan yang berada dalam tahap kemunduran usaha

• Pengembangan projek penelitian dan rekayasa • Pengembangan berbagai
 

penggunaan teknologi baru dan alih teknologi baik dari dalam / luar negeri

• Membantu pengalihan pemilikan perusahaan Karakteristik Modal Ventura

• Kegiatan yang dilakukan bersifat langsung kesuatu perusahaan

• Penyertaan dalam perusahaan bersifat jangka panjang ( >3tahun)

• Bisnis yang dimasuki memiliki resiko tinggi

• Keuntungan yang diperoleh berasal dari capital gain, deviden, bagi hasil

• Kegiatannya banyak dilakukan dalam usaha pembentukan usaha baru atau pegembangan usaha Karakteristik Perusahaan / Usaha yang Menjadi Sasaran

 

 
SUMBER :

jnursyamsi.staff.gunadarma.ac.id Fe.manajemen.unila.ac.id Id.shvoong.com

http://cesarsyasmarushanda.blogspot.com/2012/06/modal-ventura.html

Kompetensi Inti Usaha Dan Strategi Bersaing  Dalam Kewirausahaan

1.        Kompetensi Inti Kewirausahaan
Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira berarti : pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu. Ini baru dari segi etimologi (asal usul kata). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya.

Dalam lampiran Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusahan Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995, dicantumkan bahwa:

1. Wirausaha adalah orang yang mempunyai semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan.
2. Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.

2.        Strategi Bersaing dalam Kewirausahaan
Pada umumnya peruahaan yang kecil yang berhasil secara kesenambungan dan dapat bersaing secara unggul memiliki keunggulan dalam bidang teknik, produk yang unik, dan memiliki cakupan distribusi geografis pasar yang terbatas.

a.      Strategi bagi Pemimpin Pasar
     Apabila perusahaan telah memiliki peluang pasar yang besar seperti pada masa pertumbuhan, maka strateginya:

1.      Bersikap menyerang dan agresif untup memoertahannka pangsa pasar. Wirausaha harus siap memperbaiki strategi bersaingnya agar tetap dapat mempertahankan reputasi terbaik di mata pelanggana
2.      Bersikap bertahan dan tidak terlalu agresif
3.      Tidak boleh ada anggapan bahwa perusahaan yang berhasil tidak memeliki tantangan. Perusahan yang mempertahankan pasarnya akan selalu mengundang pesaing untuk memehasuki pasar.

b.       Strategi bagi Bukan Pemimpin Pasar
            Dalam strategi ini bukan untuk bersaing dengan pemimpin pasar, strategi dilakukan dengan dua cara:

1.      Secara agresif dan menggunakan  kompetensi terbaik untuk meraih peluang pasar sehingga tidak tertandingi oleh pesaing. wirausaha harus memosisikan dirinya dalam segmen pasar kecil sebagaain pemain  yang paling dominan. Wirausaha harus mempertahankan hubungan secara terbuka dengan pelangan.
2.      Mempertahankan strategi sebagai pengikut. dalam kondisi ekonomi yang baik, perusahaan yang mengikuti strategi ini bisa berhasil.

c.       Strategi Yang Lainnya
Banyak strategi yang dilakukan wirausaha pada tahap pertumbuhan, di antaranya:

1.      Pertahanan persaing. agar tetap bersaing, maka pengembangan produk dan perluasan pelayanan perusahaan harus selalu dinamis dan memesisikan perurasahaan dalam keadaan kritis.
2.      Mencoba produk yang menjadi andalan utama yang baru, dan tidak berkonsentrasi pada perbaikan keberhasilan produk yang sudah ada.
3.      Mengambil langkah positif proaktif untuk menguasai manajer dan kunci ahli teknik propesional yang selalu diikutsertakan dalam pembentukan keberhasilan perusahan.

3.        Penerapan Strategi Generik da Keunggulan bersaing
Menurut Michael Porter, ada tiga landasan strategi yang dapat membantu organisasi memperoleh keunggulan kompetitif, yaitu keunggulan biaya, diferensiasi, dan fokus. Porter menamakan ketiganya strategi umum (strategi generik). Keunggulan biaya menekankan pada pembuatan produk standar dengan biaya per unit sangat rendah untuk konsumen yang peka terhadap perubahan harga. Diferensiasi adalah strategi dengan tujuan membuat produk yang menyediakan jasa yang dianggap unik di seluruh industri dan ditujukan kepada konsumen yang tidak terlalu peduli dengan perubahan harga. Fokus berarti membuat produk dan menyediakan jasa yang memenuhi keperluan sejumlah kelompok kecil konsumen.

Strategi Porter mensyaratkan adanya penataan organisasi, prosedur pengendalian, sistem intensif yang berbeda. Perusahaan besar dengan akses sumber daya yang besar biasanya bersaing dengan landasan keunggulan biaya dan atau dengan diferensiasi, sedangkan perusahaan kecil sering bersaing dengan landasan fokus.

Keunggulan Biaya (Overal Cost Leadership)
Keunggulan biaya merupakan strategi yang paling jelas dari ketiga strategi generik. Dengan konsep ini, perusahaan bersiap menjadi produsen berbiaya rendah di dalam industrinya. Sumber keunggulan biaya bervariasi dan bergantung pada stuktur industri. Produsen berbiaya rendah harus menemukan dan mengeksploitasi semua sumber keunggulan biaya. Apabila perusahaan dapat mencapai dan mempertahankan keseluruhan keunggulan biaya, maka perusahaan akan menjadi perusahaan berkinerja tinggi di dalam industrinya asalkan perusahaan dapat menguasai harga pada rata-rata industri.

Startegi keunggulan biaya yang sukse biasanya mewarnai seluruh hal dalam perusahaan, terbukti dari efisiensi yang tinggi, biaya overhead yang rendah, kebocoran yang kecil, tidak toleran terhadap pemborosan, penyaringan ketat terhadap permintaan anggaran, rentang kendali yang lebar, penghargaan dikaitkan dengan pengurangan biaya, dan partisipasi karyawan yang luas dalam usaha pengendalian biaya. Beberapa contoh perusahaan yang terkenal kare strategi keunggulan biaya adalah Wal-Mart, BIC, Mc Donald’s, Black and Decker, Lincoln Electric, dan Briggs and Sratton.

4.        Strategi Kepemimpinan  Biaya
Kepemimpinan biaya adalah srategi besaing biaya rendah yang ditujukan untuk pasar luas dan mengharuskan “membangun secara agresif fasilitas skala efisien, pengurangan harga yang gencar, pengandalian biaya dan ongkos yang ketat, penghindaran pelanggan-pelangan marjinal, dan meminimalisir biaya seperti R&D, pelayanan, tenaga penjual, iklan dan sebagainya. Harga murah berfungsi sebagai hambatan pesaing untuk masuk ke dalam industry, dan hanya sedikit yang dapat menandingi keunggulan biaya pemimpin. Contoh perusahaan yang melakukan strategi ini : Wal Mart (pengecer), Timex (jam), dan Gateway 2000 (computer).

5.        Strategi Deferensiasi
Dalam strategi diferensiasi, perusahaan berusaha menjadi unik dalam industrinya pada berbagai dimensi yang secara umum dihargai oleh pembeli. Cara melakukan diferensiasi berbeda untuk setiap Industri. Diferensiasi dapat didasarkan pada produk itu sendiri. Sistem penyerahan produk yang dipergunakan untuk menjualnya, pendekatan pemasaran, dan faktor lain. Perusahaan yang dapat mencapai dan mempertahankan diferensiasi akan menjadi perusahaan berkinerja tinggi dalam industrinya. Logika dari strstegi diferensiasi mengharuskan perusaan memilih atribut untuk mendiferensiasikan diri secara berbeda dengan atribut pesaingnya.

Startegi diferensiasi yang berhasil memungkinkan perusahaan menetapkan harga lebih tinggi untuk produknya yang memperoleh loyalitas pelanggan karena konsumen bisa begitu terikata dengan fitur-fitur diferensiasi. Fitur-fitur yang membedakan produksuatu perusahaan bisa mencakup pelayanan yang sangat unggul, ketersediaan suku cadang, dsai teknis, kinerja produk, umur manfaat pruduk, hemat bahan bakar, atau kemudahan penggunaan.

6.        Strategi Fokus
Fokus berbeda dengan strategi lain karena menekan pilihan akan cakupan bersaing yang sempit dalam suau industri. Dengan mengoptimalkan strategi untuk segmen pasar, penganut strategi fokus berusaha untuk mencapai keunggulan bersaing di dalam segmen sasaran walaupun tidak memiliki keunggulan bersaing secara keseluruhan. Strategi fokus memiliki dua varian, dalam fokus biaya, perusahaan mengusahakan keunggulan biaya dalam segmen sasarannya, sedangkan dalam fokus diferensiasi, perusahaan mengusahakan diferensiasi dalam segmen sasarannya. Apabila perusahaan dapat mencapai keunggulan biaya yang dapat dipertahankan (fokus biaya) atau diferensiasi (fokus diferensiasi) dalam segmennya dan segmen tersebut menarik scara struktural, maka penganut strategi fokus akan menjadi perusahaan yang berkinerja tinggi di dalam industrinya.

Strategi fokus akan sangat efektif ketika konsumen mempunyai pilihan atau persyaratan tertentu yang dapat dipenuhi oleh perusahaan dan ketika perusahaan pesaing tidak berusaha untuk melakukan spesialisasi dalam segmen konsumen yang sama. Contoh perusahaan yang melakukan strategi fokus adalah BMW jerman yang secara eksklusif memfokuskan pada pembuatan mobil-mobil mewah kelas atas. Strategi BMW tersebut bertentangan dengan paradigma umum industri mobil, yaitu memproduksi mobil untuk pasar masal.

REFERENSI




 

Strategi Pendanaan Usaha

 

1.        Sumber Usaha dari Investor Individual

Menggunakan dana sendiri paling banyak dilakukan oleh pengusaha dalam memodali usahanya. Pemakaian dana ini dimungkinkan bila memiliki simpanan uang tunai di bank ataupun berupa reksadana.
Dengan dana pribadi ini, kita bisa lebih fleksibel dalam pemakaian jumlah dana sewaktu-waktu, serta bebas mengalokasikan dana sesuai dengan keputusan sendiri. Sekaligus anda akan terbebas dari bunga, pemotongan keuntungan dan tidak perlu membagi hasil dengan pihak lain.
Meskipun demikian terkadang menggunakan dana sendiri juga memilki kelemahan seperti kurangnya kontrol dalam pemakaian dana, lalai dalam pencatatan keuangan, dan bila merugi maka harus menanggung kerugian sendiri.

2.        Kredit Bank dan Lembaga Keuangan non Bank
Jika anda tidak mempunyai simpanan dana pribadi dan kekurangan dana, maka alternatif lainnya adalah dana pinjaman. Berikut ini adalah berbagai macam alternatif dana pinjaman (terutama kredit perbankan) :
a.     Kredit Usaha
Kredit usaha pada berbagai Bank dikemas dengan nama yang berbeda. Kredit usaha diberikan sesuai dengan jenis usaha masing-masing. Biasanya kredit usaha perbankan dibedakan menjadi kredit investasi dan kredit modal kerja, atau mungkin juga gabungan keduanya.

b.    Kredit Tanpa Agunan (KTA)
Beberapa lembaga perbankan meluncurkan program Kredit Tanpa Agunan (KTA), yaitu kredit perorangan yang tidak menggunakan agunan sebagai jaminan untuk keperluan konsumtif.

c.     Kredit BPR (Bank Perkreditan Rakyat)
Fasilitas kredit dari BPR relatif lebih mudah persyaratan dan prosesnya dibandingkan di bank umum. BPR melayani orang-orang yang butuh pendanaan usaha, terutama UKM, dengan sistem dan persyaratan yang cenderung mudah. Tapi harus diingat tingkat bunganya cenderung lebih tinggi dari bank umum, dengan jangka waktu yang relatif lebih singkat.

d.     Leasing atau Lease Back
Leasing ialah program pendanaan yang diberikan oleh suatu lembaga keuangan yang berbentuk perusahaan pendanaan, dimana pinjaman tersebut diberikan tidak berupa uang tunai, namun berupa pembelian aset bergerak perusahaan seperti kendaraan bermotor.

e.     Perum Pegadaian
Suatu lembaga keuangan yang dimiliki pemerintah untuk menyalurkan pinjaman dengan jaminan barang tertentu, dengan tingkat bunga yang relatif rendah dan dihitung per 2 mingguan. Anda bisa memilih produk pegadaian yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan usaha, seperti KCA (Kredit Cepat Aman), Krasida (Kredit Angsuran Sistem Gadai), ataupun Kreasi (Kredit Angsuran Sistem Fiducial).

f.     Koperasi
Koperasi yang menyalurkan pendanaan adalah koperasi kredit (Kopdit) ataupun KSP (koperasi simpan pinjam). Umumnya persyaratan yang diperlukan adalah anda harus menjadi anggota dari koperasi tersebut. Dengan menjadi anggota dan melakukan simpanan, maka anda berhak untuk mendapatkan fasilitas kredit. Sebab pada umumnya, koperasi hanya melayani kredit bagi anggotanya saja.

g.     Pinjaman BUMN
Dana yang digunakan sebagai pinjaman dari BUMN adalah dana kemitraan yang sebagian berasal dari laba perusahaan yang disisihkan untuk pengusaha kecil.

h.     Pinjaman Departemen
Pemerintah juga memberikan program kredit usaha kecil melalui beberapa departemen. Ada tiga departemen yang mempunyai fasilitas pembiayaan untuk UKM, yaitu Departemen Pertanian, Departemen Koperasi dan Departemen Perindustrian. Khusus untuk usaha rumah makan, departemen yang memungkinkan untuk memberikan pinjaman adalah Departemen Koperasi


3.        Modal Ventura

a. Investor Perseorangan
Umumnya,  investor perseorangan lebih menyukai dan cenderung melakukan investasi pada usaha yang telah berjalan lancar dan bersifat jangka pendek.

b. Investor Institusi
Tugas divisi khusus ini adalah menampung dan mengevaluasi suatu ide-ide, terutama dalam bidang teknologi, yang dapat dikembangkan menjadi suatu produk teknologi baru yang dapat dipasarkan. Keikutsertaan investor institusi ini merupakan alternatif sumber dana modal ventura.

c. Perusahaan Asruransi dan Dana Pensiun.
Lembaga keuangan non-bank ini merupakan sumber dana modal ventura yang cukup besar. Potensi lembaga ini sebagai investor dalam usaha modal ventura didukung oleh sumber dananya yang berjangka panjang.

d. Perbankan
Sumber dana modal ventura dapat diperoleh dari bank-bank yang tertarik melakukan bisnis modal ventura. Namun, perlu dipertimbangkan mengenai dana bank yang bersifat jangka pendek, sementara modal ventura bersifat jangka panjang. Dana-dana yang berasal dari bank sebaiknya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dengan pola bagi hasil yang berjangka waktu pendek.

4.        Pembiayaan Pola Syariah
Manajemen Pembiayaan pada Bank Syariah
Kegiatan pembiayaan merupakan salah satu tugas pokok bank. Yaitu memberikan fasilitas penyediaan dana untuk memenuhi kebutuhan pihak-pihak yang merupakan deficit unit, yang menurut sifat penggunaannya, pembiayaan dapat dibagi dalam:u

     Pembiayaan modal kerja,
     yaitu yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan peningkatan produksi, baik secara kuantitif, yaitu jumlah hasil produksi, maupun secara kuanlitatif, yaitu peningkatan kualitas atau mutu hasil produksi; dan untuk keperluan perdagangan atau peningkatan utility of place dari suatu barang.

5.        Pembiayaan melalui Multifinance Leasing dll

Perusahaan pembiayaan (Multifinance) ialah lembaga keuangan yang memberikan pembiayaan dalam pengadaan aktiva tetap kepada pihak lain, baik individu maupun perusahaan, & dananya tidak  dikumpulkan secara langsung dari masyarakat.Dalam operasinya, Perusahaan pembiayaan mempunyai perbedaan dengan bank, terutama dalam sisi pasivanya.Skema bisnis perusahaan pembiayaan didasari oleh adanya underlying asset; dekatnya jaringan industri pembiayaan dengan industri manufaktur, distributor dan pemegang merek tunggal; serta mudah dan cepatnya pelayanan, membuat industri pembiayaan lebih dekat ke konsumennya dibandingkan industri pemberi kredit sejenis.
Leasing atau sewa guna usaha adalah setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang – barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan untuk jangka waktu tertentu. Dengan melakukan leasing perusahaan dapat memperoleh barang modal dengan jalan sewa beli untuk dapat lansung digunakan berproduksi, yang dapat diangsur setiap bulan, triwulan atau enam bulan sekali kepada pihak lessor.


Referensi:
https://smjsyariah89.wordpress.com/2012/05/06/sumber-sumber-dana-modal-ventura/

http://merapikancatatan.blogspot.com/2011/12/manajemen-pembiayaan-pada-bank-syariah.html